Skip to main content

Let's play with King Cobra


3 dara penari ular

Siapa bilang King Cobra yang berbahaya itu nggak bisa di ajak maen. liat aja aksinya eko dan riri yang di pantau terus sama aji 'sang pawang ilmiah" dari Sioux. mereka bercanda-canda kok. Aji malah narsis. Sebelumnya, kita dapet pengetahuan mengenai cara menangani ular. dengan cara yang logis dan beracu pada ilmu pengetahuan tentunya. Farish, conay ma Seno, malah asik maen ular sanca batik...kalo tahu ilmunya, nggak masalah...'kata aji.!

Comments

  1. awaass.. kecapiiittt iiimmmmm... hehheee

    **kepiting kaleeee.. kecapit..!! hehee

    ReplyDelete
  2. wah.. makasih berat dah di upload mas.. :D .. kuposting ke MP ku ya.. hehehe...

    ReplyDelete
  3. monggo mas...kalo mo minta Hi Res nya dateng ke kantor aja...wakak...gratis lah!!

    ReplyDelete
  4. redi mah...klo gak makan, ya ... katro!!!

    ReplyDelete
  5. eh, ada bule juga....






    *sayang kemarin gw batal ikut.... Huuuuuuuh...!

    ReplyDelete
  6. Euleuh.. neneng ike itu nuju naon? heuheueheu..

    ReplyDelete
  7. Kalo diliat-liat kayak kembar ya immm... :))

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Lelaki : Menjadi

bicara engkau tentang gelisah yang dua tiga pekan ini membuncah saat malam sepi, tangismu pecah antara hujan dan petir yang turun tergesa-gesa sudah, bersabarlah, tenanglah .. lupakan semua hari kemarin kesini datang dalam dekapku kita mengembara meski hanya otak dan khayal bmkr/0413

Lelaki : Mempertanyakan Cinta

photo by @boimakar Yang masih jadi kepercayaan diri adalah, bahwa cinta itu hak dan kewajiban yang dilebur jadi satu. mereka melebur, seperti adonan yang diuleni ketika membuat kue. Yang satu, memberi rasa kepada yang lain, tanpa ada yang ingin menjadi lebih kuat. Selaras dan tidak saling menyakiti. Hak dan Kewajiban itu, selaras didalam tubuh cinta. Menjadi nafas dan darah, atau bahkan menjadi nyawa dan raga. Apakah akan serumit itu? Bisa saja jadi begitu. Bayangkan ketika cinta hanya menjadi hak saja. Kita menuntut habis-habisan tentang cinta. Menginginkan segalanya menjadi mudah untuk kita. Merasa tidak mau disakiti, dan menolak untuk dikhianati. Menuntuk untuk mendapatkan perhatian lebih dan selalu dimanjakan oleh kemewahan-kemewahan perasaan nyaman dan senang. Berharap semuanya seperti peri yang tidak pernah tersakiti. Sementara, jika dia menjadi kewajiban saja, dia akan memberi tak putus-putus. Melayani tanpa kenal pamrih. Mengorbankan dirinya, meski harus hancur, kare...

Sebuah Cerita Dari Garut Selatan

Sebuah Cerita Dari Garut Selatan Edisi Dari Pantai ke Pantai Dari susur pantai Nature Trekker Indonesia – Pamengpeuk –Papandayan Oleh : Boim Akar Angin pagi berhembus dengan lembut. Membelai wajah yang masih lusuh, karena perjalanan panjang dari Jakarta. Kami sudah hampir sampai. Subuh baru saja lewat. Semburat keemasan perlahan membias diufuk timur. Terhalang bongkahan bukit yang berdiri kokoh. Kabut tipis menari nari berkejaran dengan burung-burung yang memulai peruntungan mengadu nasib ini hari. Kampung ini begitu tenang. Jalur perlintasan antara kota Garu yang sudah kami lewati beberapa waktu sebelum azan subuh berkumandang, dengan Pamungpeuk, sebuah kabupaten di sebelah selatan kota Garut. Semuanya nampak indah. Hijau membentang dengan sangat leluasa. Hembusan angin begitu bermakna disini. Beberapa mobil besar mengangkut hasil bumi yang akan dijual ke kota. Maksudnya Garut. Yah, mereka menyebutnya dengan kota saja. Karena keberadaan mereka yang jauh di pelosok. Mobil bus tiga pere...