Sudah lupa ini pendakian ke berapa! Tapi saya tetap menyukai gunung Gede dengan segala macam tetek bengeknya. Menyukai tanjakan-tanjakan akarnya sumpah serapah menapaki tangga-tangga sepanjang jalur putri Hutannya yang lebat Licin tanahnya Batuannya Edelweisnya Surya Kencana yang membentang Angin badainya yang menciutkan nyali Puncaknya yang berkabut bau tanah sehabis hujan rumputan yang mengering arbei teman membuat jeli atau saya hanya menyukai diri sendiri! 18-19 Oktober..bersama rekan-rekan dari Pundee, Mendaki jalur Putri untuk mencapai Surya Kencana dan Puncak Gunung Gede. Meski cuaca pada awalnya Bagus..namun, ternyata kabut tebal dan angin kencang menerpa sepanjang hari. Bersukur masih bisa menyaksikan bintang-bintang berkedip memberi salam! Bravo! thanks to Allah SWT, Tuhanku yang selalu mejaga perjalananku! Rasulku untuk teladan mu selalu Emak, yang sabar punya 2 anak yang hobinya kelayaban! Om Pur untuk kesempatannya mendaki bersama rombongan kantor Tante Inung -- yang bayar...
Ketika makna hidup dipertanyakan, jawaban apa yang akan kita beri? Kemana jawaban akan dicari?
Pasti gak puasa!
ReplyDeletetahu tuh!!
ReplyDeletenamanya juga kisut
sapa yg ngomporin hayo?
ReplyDeleteLha, scara lo abangnya. Malah jerumusin adeknya ndiri
ReplyDeleteiya tuch.. abang yg ga py perhatian ma adiknya... abang yg egois... abang yg mo mementingkan kepentingan sendiri... abang yg ga mo menasihati adiknya... huhhhh....!!!
ReplyDeleteapkh blh kusimpulkan bhw dlm soal aib ini, yg bertg-jwb adl sang kakak?
ReplyDeleteYa benar!
ReplyDeletekenapa jadi gw yang di salahin yah?? waduh...bukan kah setiap orang di minta pertanggungjawabannya masing2 kelak??
ReplyDeleteklo getu salahkan yg menyalahkan km
ReplyDeletehalah bundet!!!!
Ya benar!
ReplyDeleteAhhh Bladud ...
ReplyDeletepahala dan dosa udh ada yg nyatet kang... :P
ReplyDeletegitu aja koq repot *gaya guspur*